Palang Merah Indonesia Kabupaten Pacitan menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat ini dilaksanakan dengan mengambil tempat di Polindes Desa Tanjungpuro. Pelaksanaan acara ini dimulai sejak pagi hari dengan dihadiri oleh para petugas dan warga setempat.
Tujuan utama dari penyelenggaraan donor darah di tingkat desa ini adalah untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan. Langkah nyata tersebut dilakukan guna memenuhi ketersediaan pasokan darah yang aman serta sehat bagi masyarakat. Pasokan darah yang memadai sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa para pasien yang memerlukan transfusi darah.
Kegiatan donor darah di wilayah ini diselenggarakan secara langsung oleh pihak Palang Merah Indonesia Pacitan. Dalam menjalankan tugasnya di lapangan, petugas dari organisasi kemanusiaan tersebut mendapatkan pendampingan dari Bidan Desa Tanjungpuro, Ibu Wiji Astuti. Kehadiran bidan desa ini membantu kelancaran koordinasi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Beberapa perangkat Desa Tanjungpuro turut serta dan berpartisipasi secara aktif sebagai pendonor sukarela dalam kegiatan ini. Selain aparatur pemerintah desa setempat, warga dari beberapa desa tetangga juga datang untuk mendonorkan darah mereka. Para warga yang ikut berpartisipasi tersebut di antaranya berasal dari Desa Wiyoro, Desa Hadiluwih, dan Desa Hadiwarno.
Seluruh peserta yang hadir di Polindes Desa Tanjungpuro memberikan darah mereka secara sukarela tanpa paksaan. Kehadiran para pendonor dari berbagai desa tetangga ini memperkuat kebersamaan antarwarga di wilayah tersebut. Partisipasi aktif dari perangkat desa dan warga lintas desa ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan sosial ini.
Dalam kegiatan donor darah ini, petugas berhasil mendapatkan sebanyak 21 kantong darah dari para pendonor sukarela. Seluruh kantong darah yang terkumpul tersebut langsung dikelola oleh pihak Palang Merah Indonesia Pacitan. Jumlah kantong darah yang diperoleh ini menjadi hasil akhir dari pelaksanaan kegiatan sosial di desa tersebut.
PMI Pacitan Gelar Donor Darah di Polindes Desa Tanjungpuro
Palang Merah Indonesia Kabupaten Pacitan menyelenggarakan kegiatan donor darah sukarela pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat ini dilaksanakan dengan mengambil tempat di Polindes Desa Tanjungpuro. Pelaksanaan acara ini dimulai sejak pagi hari dengan dihadiri oleh para petugas dan warga setempat.
Tujuan utama dari penyelenggaraan donor darah di tingkat desa ini adalah untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan. Langkah nyata tersebut dilakukan guna memenuhi ketersediaan pasokan darah yang aman serta sehat bagi masyarakat. Pasokan darah yang memadai sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa para pasien yang memerlukan transfusi darah.
Kegiatan donor darah di wilayah ini diselenggarakan secara langsung oleh pihak Palang Merah Indonesia Pacitan. Dalam menjalankan tugasnya di lapangan, petugas dari organisasi kemanusiaan tersebut mendapatkan pendampingan dari Bidan Desa Tanjungpuro, Ibu Wiji Astuti. Kehadiran bidan desa ini membantu kelancaran koordinasi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Beberapa perangkat Desa Tanjungpuro turut serta dan berpartisipasi secara aktif sebagai pendonor sukarela dalam kegiatan ini. Selain aparatur pemerintah desa setempat, warga dari beberapa desa tetangga juga datang untuk mendonorkan darah mereka. Para warga yang ikut berpartisipasi tersebut di antaranya berasal dari Desa Wiyoro, Desa Hadiluwih, dan Desa Hadiwarno.
Seluruh peserta yang hadir di Polindes Desa Tanjungpuro memberikan darah mereka secara sukarela tanpa paksaan. Kehadiran para pendonor dari berbagai desa tetangga ini memperkuat kebersamaan antarwarga di wilayah tersebut. Partisipasi aktif dari perangkat desa dan warga lintas desa ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan sosial ini.
Dalam kegiatan donor darah ini, petugas berhasil mendapatkan sebanyak 21 kantong darah dari para pendonor sukarela. Seluruh kantong darah yang terkumpul tersebut langsung dikelola oleh pihak Palang Merah Indonesia Pacitan. Jumlah kantong darah yang diperoleh ini menjadi hasil akhir dari pelaksanaan kegiatan sosial di desa tersebut.