Logo Desa

Desa Tanjungpuro

Kabupaten Pacitan
Provinsi Jawa Timur

Loading

Desa Tanjungpuro

Perayaan

Hari Anak Nasional

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
Kantor Desa Tanjungpuro membuka pelayanan publik pada hari Senin - Kamis pukul 08.00 - 14.00, Jumat pukul 08.00 - 11.00. Selamat datang di website Desa Tanjungpuro Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Berita Desa

Pengertian Cacar Air

Cacar air adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster. Sebagian besar kasusnya terjadi pada anak-anak di bawah usia 12 tahun. Penyakit ini juga dapat terjadi pada orang dewasa yang belum pernah terinfeksi. Ketika dialami oleh orang dewasa, umumnya gejala dari cacar air akan lebih parah. 

Penyakit dapat dengan mudah menyebar dari satu orang ke orang lain. Jika sudah terkena, kekebalan tubuh akan mengenalinya, sehingga kamu tidak akan terinfeksi penyakit untuk kedua kalinya. Waspadai, penanganan dibutuhkan ketika gejala justru memburuk seiring dengan berjalannya waktu.

 

Gejala Cacar Air

Cacar air adalah penyakit yang ditandai dengan ruam gatal berisi air. Sebelum gejala lain berkembang, ruam biasanya menetap di tubuh pengidap selama 7-21 hari. Setelah 48 terinfeksi, pengidap sudah bisa menularkan kepada orang lain, bahkan sebelum gejala berupa ruam kulit muncul.

Di fase awal sebelum munculnya ruam, gejala dari penyakit tersebut ditandai dengan:

  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan selera makan.
  • Nyeri otot.
  • Rasa lelah berlebihan.
  • Mual. 

Setelah 1-2 hari mengalami gejala tersebut, sejumlah ruam mulai muncul dan berkembang. Ruam tersebut mengalami 3 fase perkembangan, seperti:

  • Muncul benjolan merah atau merah muda di seluruh tubuh.
  • Benjolan tersebut kemudian berubah menjadi lepuhan berisi cairan.
  • Ketika mulai sembuh, benjolan menjadi pecah, kering, dan berkerak.

Dalam satu waktu, benjolan ruam di sekujur tubuh tidak selalu berada di fase perkembangan yang sama. Benjolan baru bisa saja terus muncul selama virus masih menginfeksi tubuh. Pengidap masih bisa menularkan pada orang lain hingga lepuhan di tubuhnya kering dan mengelupas dalam waktu 7-14 hari. 

 

Gejala Cacar Air pada Orang Dewasa

Pada orang dewasa, gejala cacar air hampir mirip dengan gejala pada anak-anak tetapi bisa lebih parah. Beberapa orang dewasa mungkin tidak mengembangkan ruam. Jika mereka mengembangkan ruam, mungkin tidak menyebar dengan cara yang sama. 

Namun, jika mereka mengalami ruam, itu mungkin akan hilang lebih lama dan menjadikan bekas luka. Orang dewasa juga lebih berisiko mengalami komplikasi seperti pneumonia.

 

Penyebab Cacar Air

Penyebab utama cacar air adalah infeksi virus Varicella zoster. Virus tersebut dapat menyebar melalui kontak langsung dengan ruam. Selain itu, penularan virus Varicella zoster juga dapat menyebar ketika seseorang dengan cacar air batuk atau bersin dan terhirup oleh seseorang melalui droplet di udara.

Jika seseorang tertular, maka infeksi akan dimulai dengan munculnya ruam. Kemudian, ruam tersebut berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal, dan mengering dalam jangka waktu tertentu. Bintil tersebut kemudian menjadi koreng dan terkelupas dalam waktu 7 hingga 14 hari. 

 

Faktor Risiko Cacar Air

Risiko seseorang terinfeksi virus varicella-zoster penyebab cacar air akan menjadi lebih tinggi, jika orang tersebut belum pernah mengidapnya atau belum mendapatkan vaksin cacar air. Di samping itu, penyakit ini dapat ditularkan langsung dari ibu ke bayinya. Sebab, kekebalan alami baru akan muncul 3 bulan setelah bayi dilahirkan. Maka dari itu, penting untuk melakukan vaksinasi atau imunisasi cacar air sedari anak-anak. 

Selain beberapa faktor risiko tersebut, terdapat beberapa faktor risiko lain dari cacar air yang juga perlu diwaspadai, seperti: 

  • Melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi virus varicella-zoster selama lebih dari 15 menit.
  • Menyentuh ruam orang yang terinfeksi cacar air atau herpes zoster.
  • Menyentuh sesuatu yang baru saja digunakan oleh orang yang terinfeksi seperti pakaian atau tempat tidur.
  • Orang dewasa yang tinggal bersama anak-anak berusia di bawah 12 tahun. 
  • Menghabiskan waktu di sekolah atau fasilitas penitipan anak.
  • Sistem kekebalan yang rendah akibat penyakit atau obat-obatan.

 

Diagnosis Cacar Air

Dokter umumnya akan mendiagnosis cacar air berdasarkan karakteristik ruam yang muncul. Jika terdapat keraguan tentang diagnosis, maka dokter akan menjalani tes laboratorium, seperti tes darah atau kultur virus. Berikut adalah penjabaran dari kedua tes tersebut, yaitu:

1. Tes Darah

Tes darah dilakukan untuk mendeteksi apakah seseorang memiliki infeksi cacar air aktif atau menguji kekebalan tubuh seseorang terhadap penyakit tersebut. Pemeriksaan ini akan dilakukan melalui pengambilan sejumlah sampel darah  yang akan diperiksa di laboratorium.

2. Tes Kultur Virus 

Kultur virus merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan dari ruam di tubuh pasien. Sampel tersebut kemudian akan diteliti di laboratorium untuk mendeteksi keberadaan virus Varicella.

 

Pengobatan Cacar Air

Hingga kini belum ditemukan langkah pengobatan yang efektif untuk mengatasi cacar air. Sejauh ini pengobatan dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami oleh pengidap. Dokter biasanya meresepkan obat penurun panas untuk meredakan demam atau obat-obatan antihistamine untuk meredakan rasa gatal pada kulit.

Selain itu, berikut ini beberapa langkah perawatan rumahan yang dapat menunjang proses pengobatan cacar air rumahan:

  • Konsumsi banyak cairan. Jika anak kurang suka air putih, ibu bisa memberikan jus atau es krim untuk mencegah dehidrasi.
  • Pakaikan celana panjang, kaos tangan panjang, dan kaos kaki untuk mencegah anak menggaruk kulit.
  • Memotong kuku anak agar tidak melukai lepuhan ruam.
  • Menggunakan krim atau gel pendingin dari apotek.
  • Mandi dengan air dingin untuk meredakan gatal.
  • Menggunakan pakaian longgar dengan bahan yang lembut.

 

Komplikasi Cacar Air 

Meski jarang terjadi, tapi cacar air dengan gejala yang serius juga dapat menimbulkan komplikasi pada beberapa kelompok rentan. Berikut adalah kelompok rentan tersebut, antara lain: 

  • Bayi yang baru lahir. 
  • Remaja.
  • Orang dewasa.
  • Wanita hamil.
  • Orang dengan tubuh yang memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk melawan kuman dan penyakit (sistem kekebalan yang melemah) karena penyakit atau obat-obatan, seperti pengidap HIV. 
  • Pasien yang telah menjalani transplantasi. 
  • Seseorang yang sedang menjalani kemoterapi, mengonsumsi obat imunosupresif, atau penggunaan steroid jangka panjang. 

Sementara itu, berikut adalah beberapa komplikasi yang dapat menyerang pengidap cacar air, yaitu: 

  • Infeksi bakteri pada kulit dan jaringan lunak pada anak-anak, termasuk infeksi streptokokus Grup A.
  • Infeksi paru-paru (pneumonia).
  • Infeksi atau pembengkakan otak (ensefalitis, ataksia serebelar). 
  • Masalah perdarahan (komplikasi hemoragik).
  • Infeksi aliran darah (sepsis).
  • Dehidrasi.
  • Beberapa orang dengan komplikasi serius dari cacar air bisa menjadi sangat sakit sehingga mereka perlu dirawat di rumah sakit. Pada kasus yang sudah benar-benar parah atau pengidapnya belum pernah divaksin, cacar air juga dapat menyebabkan kematian.

 

Pencegahan Cacar Air

Cacar air dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi cacar air menjadi salah satu langkah preventif yang paling efektif. Jika terkena, gejala yang dialami tidak akan parah dan mencegah munculnya komplikasi yang bisa saja membahayakan kesehatan anak.

Penularan penyakit tersebut terjadi sangat mudah dan cepat. Jika anak adalah pengidap, isolasi di rumah selama 1 minggu ke depan, terutama 1–2 hari sebelum kemunculan ruam. Jika anak berinteraksi dengan pengidap, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segeralah memeriksakan kondisi ke dokter bila dirimu atau Si Kecil mengalami sejumlah gejala darurat seperti berikut ini: 

  • Demam yang berlangsung lebih dari 4 hari.
  • Gatal semakin parah dan tidak bereaksi terhadap pengobatan.
  • Anak sulit dibangunkan dari tidur atau terbangun dalam keadaan bingung.
  • Timbul belang kemerahan pada kulit, atau area kulit yang melunak.
  • Timbul ruam merah berbintik seperti scarlet fever.
  • Anak mengeluhkan kaku leher.
  • Anak kesulitan berjalan.
  • Anak kesulitan bernapas.
  • Terjadi perdarahan pada bintil cacar.
  • Mual dan muntah yang terjadi lebih dari tiga kali.
  • Anak terlihat pucat kesakitan dan kelelahan.
  • Anak tidak kunjung merasa baikan.

Selain itu, pastikan untuk menghubungi dokter dalam 24 jam untuk mencari pertolongan medis, apabila:

  • Bintil tampak melunak dan mengeluarkan nanah.
  • Bintil membesar.
  • Salah satu kelenjar getah bening membesar dan melunak.
  • Anak terkena cacar air, tetapi tidak pernah menerima vaksin cacar atau mengidap cacar sebelumnya.

Penyakit cacar air sebaiknya tidak disepelekan, karena dapat membahayakan kesehatan secara keseluruhan. Terutama bagi orang dewasa dan anak-anak yang belum divaksin cacar air, hingga mereka yang memiliki kekebalan tubuh rendah. 

Desa

905

Laki-laki

Laki-laki 905 penduduk

929

Perempuan

Perempuan 929 penduduk

1,834

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

1,834

TOTAL

TOTAL 1,834 penduduk

SMART INSIGHT

Total

1,834

Jiwa


Data Per 06 Juli 2026
Produktif

68.8%

1,262 Jiwa


Persentase dari total penduduk
Lansia

15.4%

282 Jiwa


Perlu perhatian khusus
Tumbuh

0

Jiwa (Bulan Ini)


Tetap (tidak ada perubahan)

PERKEMBANGAN PENDUDUK (2 BULAN TERAKHIR)

KATEGORI BULAN INI
01 Jul - 31 Jul 2026
BULAN LALU
01 Jun - 30 Jun 2026
PERUBAHAN
Kelahiran 0 3 (Lihat) -3 ↘
Kematian 0 2 (Lihat) -2 ↘
Masuk 0 2 (Lihat) -2 ↘
Pindah 0 1 (Lihat) -1 ↘
Total Pertumbuhan 0 +2 -2 ↘

INSIGHT CEPAT

Pertumbuhan penduduk bulan ini tercatat Tetap sebesar 0 jiwa, turun 2 jiwa dari bulan lalu.
Terdapat 0 kelahiran baru, menunjukkan regenerasi penduduk yang perlu diperhatikan.
Dominasi usia produktif sebesar 68.8% merupakan potensi besar bagi tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi desa.
Populasi lansia mencapai 15.4% (282 jiwa), memerlukan perhatian lebih pada program jaminan kesehatan sosial.
Aktivitas administrasi mencatat nol dokumen pelayanan surat pada bulan ini.

PERKEMBANGAN PENDUDUK

DISTRIBUSI USIA

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

TUKIYADI

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris Desa

ISWAHYUDI

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pelayanan

HERMANTO ADI

Tidak Ada di Kantor

Kasi Kesejahteraan Rakyat

KUSUMA HADI PURNAWAN

Tidak Ada di Kantor

Kasi Pemerintahan

AMIN JUNAINI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Tata Usaha dan Umum

KARJUNI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Perencanaan

SUPARYADI

Tidak Ada di Kantor

Kaur Keuangan

ENIK MUHEMIN

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Tanjung

BAMBANG WASITO

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Beton

SUGIARTO

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Krajan Lor

MARGONO

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Krajan Kidul

AJI INDRA WAHYUDI

Tidak Ada di Kantor
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 14:00:00
Selasa 08:00:00 14:00:00
Rabu 08:00:00 14:00:00
Kamis 08:00:00 14:00:00
Jumat 08:00:00 11:30:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini : 23
Kemarin : 131
Total Pengunjung : 318.546
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.32
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v206.16
Jam Kerja
Hari Masuk Keluar
Senin 08:00:00 14:00:00
Selasa 08:00:00 14:00:00
Rabu 08:00:00 14:00:00
Kamis 08:00:00 14:00:00
Jumat 08:00:00 11:30:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Statistik Pengunjung
Hari ini : 23
Kemarin : 131
Total Pengunjung : 318.546
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.32
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v206.16

Transparansi Anggaran

APBD 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Rp. 701.891.961,00 Rp. 1.680.769.011,00

42%

Belanja

Realisasi | Anggaran

Rp. 205.858.290,00 Rp. 1.124.477.776,00

18%

Pembiayaan

Realisasi | Anggaran

Rp. 46.554.557,00 Rp. 46.554.557,00

100%

APBD 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 12.000.000,00

0%

Hasil Aset Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 14.910.000,00 Rp. 85.400.000,00

17%

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 80.300.000,00

0%

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 613.191.600,00 Rp. 1.021.986.000,00

60%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 32.589.011,00

0%

Alokasi Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 73.729.854,00 Rp. 445.494.000,00

17%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Realisasi | Anggaran

Rp. 0,00 Rp. 1.200.000,00

0%

Bunga Bank

Realisasi | Anggaran

Rp. 60.507,00 Rp. 1.800.000,00

3%

APBD 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 84.702.290,00 Rp. 740.735.860,00

11%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 118.756.000,00 Rp. 366.554.000,00

32%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 2.400.000,00 Rp. 17.187.916,00

14%
Pemerintah Desa

TUKIYADI

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

ISWAHYUDI

Sekretaris Desa
Tidak Ada di Kantor

HERMANTO ADI

Kasi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

KUSUMA HADI PURNAWAN

Kasi Kesejahteraan Rakyat
Tidak Ada di Kantor

AMIN JUNAINI

Kasi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

KARJUNI

Kaur Tata Usaha dan Umum
Tidak Ada di Kantor

SUPARYADI

Kaur Perencanaan
Tidak Ada di Kantor

ENIK MUHEMIN

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

BAMBANG WASITO

Kepala Dusun Tanjung
Tidak Ada di Kantor

SUGIARTO

Kepala Dusun Beton
Tidak Ada di Kantor

MARGONO

Kepala Dusun Krajan Lor
Tidak Ada di Kantor

AJI INDRA WAHYUDI

Kepala Dusun Krajan Kidul
Tidak Ada di Kantor