Kader Posyandu Desa Tanjungpuro melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak pada Selasa pagi, 30 Juni 2026. Kegiatan pemantauan kesehatan lingkungan ini menyasar langsung ke area tempat tinggal warga yang berada di wilayah Desa Tanjungpuro. Para petugas menyisir setiap sudut pemukiman guna memastikan kebersihan lingkungan warga dari potensi sarang nyamuk.
Pelaksanaan program Pemberantasan Sarang Nyamuk ini dilakukan sepenuhnya dalam rangka pencegahan terjadinya penyakit demam berdarah di lingkungan masyarakat desa. Langkah antisipasi tersebut diambil secara cepat guna menekan potensi penyebaran penyakit berbahaya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Upaya preventif ini menjadi fokus utama pemerintah desa dalam menjaga kesehatan warga secara berkelanjutan.
Kegiatan peninjauan lapangan ini dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan seluruh unsur kesehatan dan perangkat desa yang berkumpul di lokasi. Seluruh tim yang hadir segera berkoordinasi dan membagi wilayah tugas agar proses pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar. Perjalanan pemantauan kebersihan lingkungan ini diawali secara langsung dari area sekitar rumah warga yang terletak di Dusun Tanjung.
Pemeriksaan jentik dan sarang nyamuk pada tahap awal ini menyasar sebanyak 20 rumah warga yang berada di wilayah Dusun Tanjung. Setelah menyelesaikan seluruh pemeriksaan di wilayah dusun tersebut, kegiatan serupa dijadwalkan akan segera dilakukan ke dusun-dusun lainnya di Desa Tanjungpuro. Petugas memeriksa dengan teliti setiap wadah penampungan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Aksi nyata di lapangan ini digerakkan oleh 10 Kader Posyandu bersama bidan desa setempat, yaitu Wiji Astutui. Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan ini adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Tanjungpuro, Kusuma Hadi Purnawan. Selain itu, pihak Puskesmas yang diwakili oleh Supoko dan Dwiki Noniarmyta juga terlibat aktif dalam memberikan pendampingan teknis selama pemantauan berlangsung.
Dalam kegiatan pemeriksaan tersebut, tim menemukan beberapa sarang nyamuk Aedes Aegypti yang berada di sekitar area rumah warga. Petugas yang berjaga langsung melakukan tindakan pemusnahan sarang nyamuk tersebut dengan menggunakan metode 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang. Temuan sarang nyamuk ini langsung ditangani di tempat guna mencegah munculnya jentik-jentik baru di lingkungan sekitar.
Kader Posyandu Desa Tanjungpuro Menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk di Dusun Tanjung
Kader Posyandu Desa Tanjungpuro melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak pada Selasa pagi, 30 Juni 2026. Kegiatan pemantauan kesehatan lingkungan ini menyasar langsung ke area tempat tinggal warga yang berada di wilayah Desa Tanjungpuro. Para petugas menyisir setiap sudut pemukiman guna memastikan kebersihan lingkungan warga dari potensi sarang nyamuk.
Pelaksanaan program Pemberantasan Sarang Nyamuk ini dilakukan sepenuhnya dalam rangka pencegahan terjadinya penyakit demam berdarah di lingkungan masyarakat desa. Langkah antisipasi tersebut diambil secara cepat guna menekan potensi penyebaran penyakit berbahaya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Upaya preventif ini menjadi fokus utama pemerintah desa dalam menjaga kesehatan warga secara berkelanjutan.
Kegiatan peninjauan lapangan ini dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan seluruh unsur kesehatan dan perangkat desa yang berkumpul di lokasi. Seluruh tim yang hadir segera berkoordinasi dan membagi wilayah tugas agar proses pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar. Perjalanan pemantauan kebersihan lingkungan ini diawali secara langsung dari area sekitar rumah warga yang terletak di Dusun Tanjung.
Pemeriksaan jentik dan sarang nyamuk pada tahap awal ini menyasar sebanyak 20 rumah warga yang berada di wilayah Dusun Tanjung. Setelah menyelesaikan seluruh pemeriksaan di wilayah dusun tersebut, kegiatan serupa dijadwalkan akan segera dilakukan ke dusun-dusun lainnya di Desa Tanjungpuro. Petugas memeriksa dengan teliti setiap wadah penampungan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Aksi nyata di lapangan ini digerakkan oleh 10 Kader Posyandu bersama bidan desa setempat, yaitu Wiji Astutui. Turut hadir mendampingi jalannya kegiatan ini adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Tanjungpuro, Kusuma Hadi Purnawan. Selain itu, pihak Puskesmas yang diwakili oleh Supoko dan Dwiki Noniarmyta juga terlibat aktif dalam memberikan pendampingan teknis selama pemantauan berlangsung.
Dalam kegiatan pemeriksaan tersebut, tim menemukan beberapa sarang nyamuk Aedes Aegypti yang berada di sekitar area rumah warga. Petugas yang berjaga langsung melakukan tindakan pemusnahan sarang nyamuk tersebut dengan menggunakan metode 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang. Temuan sarang nyamuk ini langsung ditangani di tempat guna mencegah munculnya jentik-jentik baru di lingkungan sekitar.